{"id":10130,"date":"2026-06-26T09:44:05","date_gmt":"2026-06-26T02:44:05","guid":{"rendered":"https:\/\/wekendvibe.com\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/"},"modified":"2026-06-26T09:44:05","modified_gmt":"2026-06-26T02:44:05","slug":"mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/","title":{"rendered":"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dunia <em>gastronomi<\/em> dan <em>craft beverage<\/em> di Indonesia sedang mengalami masa transisi yang sangat menarik. Beberapa tahun terakhir, perhatian pecinta kuliner tidak lagi hanya tertuju pada produk impor premium, melainkan mulai bergeser ke arah apresiasi produk lokal yang dibuat dengan keahlian tinggi. Gelombang <em>craft beverage<\/em> Indonesia kini melahirkan sebuah sub-kategori baru yang memikat perhatian para kurator rasa: minuman beras fermentasi yang mengadopsi teknik pembuatan <em>sake Jepang<\/em>, namun diproduksi langsung di dalam negeri menggunakan kekayaan alam Nusantara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah inovatif ini menciptakan jembatan budaya yang unik. Para produsen lokal mulai mempelajari presisi fermentasi komparatif paralel khas Jepang, lalu mengawinkannya dengan <em>terroir<\/em> serta keanekaragaman hayati Indonesia. Hasilnya bukanlah replika mentah, melainkan sebuah kategori <em>sake lokal Indonesia<\/em> yang memiliki identitas rasa baru\u2014sebuah penghormatan terhadap tradisi Jepang sekaligus perayaan atas kekayaan bumi Nusantara.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Apa Itu Sake?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memahami fenomena ini, harus kembali ke akar pertanyaannya: <strong>apa itu sake<\/strong>? Secara kultural dan hukum di negara asalnya, minuman yang di dunia internasional dikenal sebagai <em>sake<\/em> sebenarnya disebut sebagai <em>nihonshu<\/em> (\u65e5\u672c\u9152), yang secara harfiah berarti &#8220;minuman beralkohol Jepang&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Sake<\/em> adalah minuman beras fermentasi tradisional Jepang yang terbuat dari empat bahan utama: beras, air, ragi (<em>yeast<\/em>), dan sejenis kapang khusus bernama <em>koji-kin<\/em>. Catatan sejarah menunjukkan bahwa teknik dasar fermentasi ini masuk ke Jepang dari daratan Asia Timur berabad-abad lalu, sebelum akhirnya disempurnakan pada era Nara dan Heian menjadi sebuah seni pembuatan minuman yang sakral.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kebudayaan Jepang, <em>minuman Jepang<\/em> yang satu ini memegang posisi yang sangat luhur. Ia bukan sekadar pelengkap perjamuan, melainkan simbol ritual, media penyambung spiritual dalam upacara pernikahan Shinto (<em>San-san-kudo<\/em>), hingga perayaan pergantian musim. Memahami <em>sake<\/em> berarti memahami bagaimana bangsa Jepang menghargai presisi alami dan waktu.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Bagaimana Sake Diproduksi?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembuatan <em>sake<\/em> sering kali disalahpahami sebagai proses yang serupa dengan pembuatan <em>wine<\/em> atau bir. Faktanya, mikrobiologi di balik <em>fermentasi beras<\/em> jauh lebih kompleks dan dikenal dengan istilah <em>Multiple Parallel Fermentation<\/em> (Fermentasi Paralel Berganda).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>1. Beras Khusus dan Polishing Ratio<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembuatan <em>sake Jepang<\/em> bermutu tinggi tidak menggunakan beras konsumsi biasa, melainkan beras khusus bernama <em>Sakamai<\/em> (misalnya varietas Yamada Nishiki atau Gohyakumangoku). Beras ini memiliki konsentrasi pati yang tinggi di bagian tengah biji (<em>shinko<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum difermentasi, beras harus melalui proses <em>polishing<\/em> (pengikisan lapisan luar). <em>Polishing ratio<\/em> atau <em>Seimai-buai<\/em> menentukan persentase beras yang tersisa setelah dikikis. Semakin rendah persentasenya (misalnya tersisa 50% atau kategori <em>Daiginjo<\/em>), maka rasa yang dihasilkan akan semakin bersih, elegan, dan aromatik karena lemak serta protein yang memicu rasa pahit telah dibuang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>2. Peran Koji-kin<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak seperti anggur (<em>wine<\/em>) yang sudah mengandung gula alami dari buah, beras hanya mengandung pati kompleks. Di sinilah <em>koji-kin<\/em> (<em>Aspergillus oryzae<\/em>) memegang peran krusial. Kapang ini ditumbuhkan pada beras kukus untuk menghasilkan enzim yang bertugas memecah pati beras menjadi gula sederhana.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>3. Fermentasi Paralel Berganda<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah gula terbentuk, ragi (<em>yeast<\/em>) akan mengubah gula tersebut menjadi alkohol. Keunikan utama <em>sake<\/em> adalah proses pemecahan pati menjadi gula dan perubahan gula menjadi alkohol terjadi <strong>secara bersamaan di dalam satu wadah yang sama<\/strong>. Presisi suhu dan waktu dalam tahap ini membutuhkan keahlian seorang master pembuat <em>sake<\/em> yang disebut <em>Toji<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Bisakah Sake Diproduksi di Indonesia?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengingat kompleksitas mikrobiologinya, muncul pertanyaan menarik: <em>Apakah mungkin memproduksi sake di Indonesia?<\/em> Jawabannya adalah bisa, namun produk yang dihasilkan dikategorikan sebagai <em>sake lokal<\/em> atau minuman fermentasi bergaya <em>sake<\/em>, bukan <em>nihonshu<\/em> otentik yang terikat indikasi geografis Jepang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memindahkan teknik ini ke Indonesia menghadirkan rangkaian tantangan sekaligus peluang:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Adaptasi Bahan Baku:<\/strong> Mengimpor beras <em>Sakamai<\/em> secara langsung tentu membutuhkan biaya tinggi. Oleh karena itu, tantangan terbesarnya adalah menemukan varietas beras lokal Indonesia yang memiliki karakteristik mendekati standar <em>sake<\/em>, atau melakukan modifikasi teknik poles pada beras lokal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tantangan Iklim:<\/strong> Di Jepang, <em>sake<\/em> tradisional dibuat pada musim dingin (<em>Kan-zukuri<\/em>) untuk menjaga suhu fermentasi tetap rendah dan mencegah kontaminasi bakteri jahat. Di Indonesia yang beriklim tropis, produsen <em>craft beverage Indonesia<\/em> wajib berinvestasi pada teknologi ruang fermentasi dengan kontrol suhu (<em>temperature-controlled stainless steel tanks<\/em>) yang sangat ketat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Regulasi dan Legalitas:<\/strong> Industri minuman fermentasi di Indonesia berada di bawah pengawasan regulasi yang ketat terkait kadar alkohol dan izin edar. Produsen lokal premium harus melewati standarisasi keamanan pangan yang ketat untuk memastikan kualitas produk mereka aman dikonsumsi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Karakteristik Sake Lokal Buatan Indonesia<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika teknik presisi Jepang bertemu dengan ekosistem tropis, lahirlah sebuah produk dengan <em>karakter rasa sake<\/em> yang sepenuhnya baru. <em>Terroir<\/em>\u2014gabungan antara kualitas air lokal, kelembaban udara harian, dan jenis tanah tempat beras tumbuh\u2014memberikan pengaruh signifikan pada hasil akhir fermentasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa produsen <em>sake lokal Indonesia<\/em> memilih untuk tidak menduplikasi rasa <em>sake<\/em> prefektur Niigata yang super kering (<em>Tanrei Karakuchi<\/em>). Sebaliknya, mereka merangkul keunikan lokal. Penggunaan varietas beras organik dari Jawa atau Bali memberikan tekstur tubuh (<em>body<\/em>) minuman yang cenderung lebih padat dengan sentuhan rasa manis alami yang khas. Eksperimen inilah yang membedakan produk lokal secara terhormat dari produk impor aslinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>Tabel Perbandingan: Sake Jepang vs. Sake Lokal Indonesia<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Aspek<\/strong><\/td><td><strong>Sake Jepang (Otentik)<\/strong><\/td><td><strong>Sake Lokal Indonesia<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Bahan Baku<\/strong><\/td><td>Beras khusus Sakamai, Air lunak\/keras Jepang, Koji-kin asli<\/td><td>Beras lokal\/organik pilihan, Air pegunungan tropis, Koji hasil adaptasi<\/td><\/tr><tr><td><strong>Iklim Produksi<\/strong><\/td><td>Musim dingin alami (Kan-zukuri)<\/td><td>Ruangan dengan kontrol suhu buatan (all-year microclimate)<\/td><\/tr><tr><td><strong>Karakter Aroma<\/strong><\/td><td>Dominan apple, pear, melon, rice bran, white flowers<\/td><td><em>Tropical fruits, honey, subtle spices, floral nusantara<\/em><\/td><\/tr><tr><td><strong>Profil Rasa<\/strong><\/td><td>Mulai dari clean &amp; dry hingga rich &amp; umami<\/td><td>Cenderung round body, keasaman segar, manis alami yang lembut<\/td><\/tr><tr><td><strong>Pengaruh Budaya<\/strong><\/td><td>Tradisi Shinto, budaya minum formal (Sake Kanpai)<\/td><td>Modern gastronomy, farm-to-glass movement, kasual premium<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Sentuhan Bahan Nusantara dalam Minuman Beras Fermentasi Modern<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pergerakan paling progresif dalam skena <em>craft beverage<\/em> tanah air adalah penerapan konsep <em>farm-to-glass<\/em>. Konsep ini membawa bahan-bahan lokal premium masuk ke dalam tangki fermentasi beras modern.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hal yang asing lagi jika menemukan inovasi <em>sake lokal<\/em> yang dalam proses infusi sekundernya melibatkan rempah-rempah eksotis Indonesia atau buah tropis. Bayangkan sebuah minuman beras fermentasi berteknologi tinggi yang mendapatkan sentuhan aroma dari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bunga telang (<em>butterfly pea flower<\/em>) yang memberikan rona ungu alami sekaligus aroma <em>earthy<\/em> yang elegan.<\/li>\n\n\n\n<li>Infusi kulit jeruk purut (<em>kaffir lime<\/em>) atau serai yang menambahkan dimensi kesegaran citrus tropis di lidah.<\/li>\n\n\n\n<li>Buah markisa atau mangga lokal yang difermentasi bersama untuk menghasilkan <em>sake untuk pemula<\/em> yang ramah di lidah, kaya akan aroma <em>fruity<\/em>, namun tetap mempertahankan struktur <em>rice wine<\/em> yang kompleks.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Karakter Rasa yang Bisa Ditemukan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi yang baru pertama kali menjelajahi dunia <em>sake Indonesia<\/em>, spektrum rasa yang ditawarkan sangat luas dan menarik untuk dieksplorasi secara perlahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Floral:<\/strong> Aroma menyerupai bunga melati atau kantil yang lembut, sering ditemukan pada fermentasi suhu sangat rendah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Fruity &amp; Tropical Notes:<\/strong> Sentuhan rasa nanas madu, buah nangka matang, atau pisang yang muncul secara alami dari hasil metabolisme ragi selama fermentasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Umami &amp; Earthy:<\/strong> Karakter rasa gurih guratan sereal yang mengingatkan pada aroma nasi hangat yang baru matang, memberikan sensasi hangat yang bertahan lama (<em>lingering finish<\/em>).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Cara Menikmati Sake untuk Pemula<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menikmati minuman fermentasi beras premium membutuhkan pendekatan yang penuh kesadaran (<a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/conscious-sipping-tren-minum-alkohol\/\"><em>conscious sipping<\/em><\/a>), di mana fokus utamanya adalah mengapresiasi kualitas rasa, bukan konsumsi berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Atur Suhu yang Tepat:<\/strong> Untuk <em>sake lokal<\/em> yang cenderung memiliki profil buah tropis segar, sajikan dalam kondisi dingin (<em>chilled<\/em>) pada suhu sekitar 10\u00b0C\u201315\u00b0C. Suhu dingin akan mengunci kesegaran dan menonjolkan aroma buahnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pilih Gelas yang Sesuai:<\/strong> Jika tidak memiliki cangkir kecil tradisional Jepang (<em>Ochoko<\/em>), gunakan gelas anggur (<em>wine glass<\/em>) berukuran kecil. Bentuk mangkuk gelas anggur sangat baik untuk mengumpulkan uap aroma (<em>bouquet<\/em>) dari minuman.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Teknik Mencicipi:<\/strong> Jangan langsung menelannya. Sesap sedikit, biarkan cairan menyentuh seluruh bagian lidah untuk merasakan keseimbangan antara rasa manis alami, tingkat keasaman (<em>acidity<\/em>), dan sentuhan kehangatan di akhir.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Food Pairing Sake dengan Kuliner Indonesia<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keunggulan terbesar dari <em>sake Indonesia<\/em> yang kaya akan asam amino (<em>umami<\/em>) adalah kemampuannya berpadu dengan hidangan lokal yang kaya bumbu. Struktur rasa minuman ini mampu mengimbangi intensitas rempah tanpa menutupi rasa asli makanannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>Tabel Rekomendasi Food Pairing<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Karakter Sake<\/strong><\/td><td><strong>Makanan Indonesia yang Cocok<\/strong><\/td><td><strong>Mengapa Berpadu Sempurna?<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Fruity &amp; Light<\/strong><\/td><td>Seafood bakar madu, Lawar Bali<\/td><td>Rasa manis buah menyeimbangkan rasa gurih-manis bakaran dan kesegaran sayur.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Dry &amp; Crisp<\/strong><\/td><td>Sate Ayam Madura (dengan bumbu kacang)<\/td><td>Tingkat keasaman yang bersih (crisp) memotong kepekatan lemak bumbu kacang.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Rich &amp; Umami<\/strong><\/td><td>Rendang daging (level pedas sedang)<\/td><td>Kandungan amino acid yang tinggi memperkuat kedalaman rasa (depth) dari bumbu rendang.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Floral &amp; Sweet<\/strong><\/td><td>Jajanan pasar berbahan dasar kelapa\/pandan<\/td><td>Harmoni aroma floral bertemu dengan gurihnya santan dan wanginya daun pandan.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Mitos dan Fakta tentang Sake<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mitos:<\/strong> <em>Sake harus selalu disajikan dalam kondisi panas.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Fakta:<\/strong> Di masa lalu, sake berkualitas rendah dipanaskan untuk menyembunyikan cacat rasa. <em>Sake<\/em> premium modern\u2014termasuk sebagian besar <em>sake lokal Indonesia<\/em>\u2014justru paling baik dinikmati dalam kondisi dingin agar karakter aromanya yang halus tidak rusak oleh penguapan alkohol yang terlalu cepat.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mitos:<\/strong> <em>Sake adalah varian dari Wine atau Bir.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Fakta:<\/strong> Secara teknis, proses produksinya mendekati pembuatan bir (karena mengubah pati menjadi gula terlebih dahulu), namun karena dinikmati dengan cara disesap layaknya <em>wine<\/em> dan memiliki kadar alkohol yang mirip (sekitar 14%\u201316%), ia berdiri sebagai kategori tersendiri, yaitu <em>minuman beras fermentasi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mitos:<\/strong> <em>Semua sake rasanya sama saja.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Fakta:<\/strong> Perbedaan jenis beras, rasio pemolesan, jenis ragi, hingga suhu ruangan fermentasi menghasilkan variasi rasa yang sangat kontras, mulai dari sekering air mineral hingga sepadat sirup buah.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Masa Depan Industri Fermentasi dan Craft Beverage Indonesia<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hadirnya inovasi minuman beras fermentasi bergaya Jepang yang diproduksi secara lokal menandai babak baru bagi lanskap kuliner modern kita. Tren premiumisasi menunjukkan bahwa konsumen masa kini lebih menghargai cerita di balik sebuah produk, proses pembuatan yang bertanggung jawab, serta keunikan rasa yang ditawarkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukti nyata bahwa industri minuman lokal mampu bersaing di kancah internasional dan memiliki standar kualitas premium ditunjukkan oleh salah satu produsen alkohol lokal terkemuka di Indonesia, <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/our-products\/\">Vibe Liqueur &amp; Spirits<\/a>. Konsistensi industri lokal dalam memproduksi produk <em>craft<\/em> berkualitas tinggi telah diakui lewat berbagai macam penghargaan bergengsi berskala global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Catatan prestasi internasional yang berhasil diraih oleh produsen lokal ini meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ultimate Spirits Challenge (USC) 2020 (New York):<\/strong> Produk lokal terbukti mampu bersaing di pasar global, di mana <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/white-rum\/\"><em>Vibe Rum<\/em><\/a> dan <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/dry-gin\/\"><em>Vibe Dry<\/em><\/a> berhasil meraih nilai sangat tinggi (92), disusul oleh <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/black-tea\/\"><em>Vibe Black Tea<\/em><\/a> (89), <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/exotic-lychee\/\"><em>Vibe Exotic Lychee<\/em><\/a> (86), <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/vodka-premium\/\"><em>Vibe Vodka<\/em><\/a> (86), dan <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/triple-sec\/\"><em>Vibe Triple Sec<\/em><\/a> (85).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Asia International Spirits Competition 2019:<\/strong> Dalam ajang kompetisi regional bergengsi ini, mereka sukses membawa pulang 6 penghargaan sekaligus dinobatkan sebagai <em>Brand of The Year 2019<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>The Liqueur Masters Asia 2019:<\/strong> Kategori likur buah mereka mendapat rekognisi tinggi dengan diraihnya <em>Silver Award<\/em> untuk varian <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/exotic-lychee\/\">Vibe Exotic Lychee<\/a> dan <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/peach\/\">Vibe Peach<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>The World Gin Masters Asia 2019:<\/strong> Penghargaan bergengsi internasional yang diraih khusus untuk mengapresiasi kualitas racikan <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/drink-catalog\/dry-gin\/\">Vibe Dry Gin<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberhasilan brand lokal seperti VIBE dalam merajai kompetisi dunia membuktikan bahwa ekosistem produksi minuman di Indonesiabaik liquid berbasis destilasi maupun inovasi berbasis fermentasi beras memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional. Industri ini membuktikan bahwa dengan dedikasi pada kualitas dan teknik yang presisi, produk <em>craft<\/em> Indonesia modern mampu berdiri sejajar dengan produk-produk terbaik dunia, sekaligus memberikan opsi gastronomi baru yang patut diapresiasi secara bijak dan penuh kesadaran (<em>conscious sipping<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai produsen alkohol lokal Indonesia yang telah memenangkan berbagai penghargaan internasional, VIBE Liqueur &amp; Spirits hadir dengan komitmen untuk memenuhi preferensi para pencinta rasa. Melalui portofolio produknya yang sangat kaya, merek ini menawarkan berbagai varian rasa mulai dari <em>herbal, fruity<\/em>, hingga <em>classic spirits<\/em> dengan kandungan kadar alkohol (<em>ABV<\/em>) yang bermacam-macam pula memberikan kebebasan penuh bagi para <em>bartender<\/em> profesional maupun peracik rumahan untuk mengeksplorasi berbagai resep <em>cocktail<\/em> yang kreatif dan personal.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Tertarik Menjelajahi Dunia Mixology dan Craft Beverage Lebih Dalam?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temukan inspirasi tanpa batas untuk meningkatkan pengalaman mencicipi Anda. Kunjungi <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/\"><strong>Weekendvibe<\/strong><\/a> sekarang juga untuk mendapatkan kurasi informasi terlengkap mengenai rekomendasi <em>lifestyle <\/em><a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/panduan\/\"><em>venue<\/em><\/a> terbaik, panduan <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/cocktail-recipes\/\">resep <em>cocktail<\/em><\/a> kelas dunia yang mudah diikuti, serta berbagai <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/whats-on\/\">informasi unik<\/a> seputar budaya minuman modern lainnya. Mari rayakan kreativitas rasa lokal dengan cara yang bijak!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia gastronomi dan craft beverage di Indonesia sedang mengalami masa transisi yang sangat menarik. Beberapa tahun terakhir, perhatian pecinta kuliner tidak lagi hanya tertuju pada produk impor premium, melainkan mulai bergeser ke arah apresiasi produk lokal yang dibuat dengan keahlian tinggi. Gelombang craft beverage Indonesia kini melahirkan sebuah sub-kategori baru yang memikat perhatian para kurator [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10131,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[169],"tags":[],"music_city":[],"event-months":[],"event_type":[],"event-years":[],"class_list":["post-10130","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-food-drink"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara - Weekend Vibe<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara - Weekend Vibe\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dunia gastronomi dan craft beverage di Indonesia sedang mengalami masa transisi yang sangat menarik. Beberapa tahun terakhir, perhatian pecinta kuliner tidak lagi hanya tertuju pada produk impor premium, melainkan mulai bergeser ke arah apresiasi produk lokal yang dibuat dengan keahlian tinggi. Gelombang craft beverage Indonesia kini melahirkan sebuah sub-kategori baru yang memikat perhatian para kurator [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Weekend Vibe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-26T02:44:05+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Vibe Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Vibe Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Vibe Admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dac55d0122c9de409cd81c4ded4de447\"},\"headline\":\"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara\",\"datePublished\":\"2026-06-26T02:44:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/\"},\"wordCount\":1892,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Mengenal-Sake-Lokal-Buatan-Indonesia_-Rasa-Otentik-Jepang-dengan-Sentuhan-Bahan-Nusantara-scaled.webp\",\"articleSection\":[\"Food &amp; Drink\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/\",\"name\":\"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara - Weekend Vibe\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Mengenal-Sake-Lokal-Buatan-Indonesia_-Rasa-Otentik-Jepang-dengan-Sentuhan-Bahan-Nusantara-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-06-26T02:44:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Mengenal-Sake-Lokal-Buatan-Indonesia_-Rasa-Otentik-Jepang-dengan-Sentuhan-Bahan-Nusantara-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Mengenal-Sake-Lokal-Buatan-Indonesia_-Rasa-Otentik-Jepang-dengan-Sentuhan-Bahan-Nusantara-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1429},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/home\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/\",\"name\":\"Weekend Vibe\",\"description\":\"Info Konser &amp; Guide Nightclub Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#organization\",\"name\":\"Weekend Vibe\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/cropped-logo_vibe1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/cropped-logo_vibe1.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Weekend Vibe\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/vibe.indonesia\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dac55d0122c9de409cd81c4ded4de447\",\"name\":\"Vibe Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Vibe Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/author\\\/admwvibe\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara - Weekend Vibe","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara - Weekend Vibe","og_description":"Dunia gastronomi dan craft beverage di Indonesia sedang mengalami masa transisi yang sangat menarik. Beberapa tahun terakhir, perhatian pecinta kuliner tidak lagi hanya tertuju pada produk impor premium, melainkan mulai bergeser ke arah apresiasi produk lokal yang dibuat dengan keahlian tinggi. Gelombang craft beverage Indonesia kini melahirkan sebuah sub-kategori baru yang memikat perhatian para kurator [&hellip;]","og_url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/","og_site_name":"Weekend Vibe","article_published_time":"2026-06-26T02:44:05+00:00","author":"Vibe Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Vibe Admin","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/"},"author":{"name":"Vibe Admin","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#\/schema\/person\/dac55d0122c9de409cd81c4ded4de447"},"headline":"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara","datePublished":"2026-06-26T02:44:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/"},"wordCount":1892,"publisher":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengenal-Sake-Lokal-Buatan-Indonesia_-Rasa-Otentik-Jepang-dengan-Sentuhan-Bahan-Nusantara-scaled.webp","articleSection":["Food &amp; Drink"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/","name":"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara - Weekend Vibe","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengenal-Sake-Lokal-Buatan-Indonesia_-Rasa-Otentik-Jepang-dengan-Sentuhan-Bahan-Nusantara-scaled.webp","datePublished":"2026-06-26T02:44:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/#primaryimage","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengenal-Sake-Lokal-Buatan-Indonesia_-Rasa-Otentik-Jepang-dengan-Sentuhan-Bahan-Nusantara-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mengenal-Sake-Lokal-Buatan-Indonesia_-Rasa-Otentik-Jepang-dengan-Sentuhan-Bahan-Nusantara-scaled.webp","width":2560,"height":1429},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/mengenal-sake-lokal-indonesia-fermentasi-beras\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/home\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Sake Lokal Buatan Indonesia: Rasa Otentik Jepang dengan Sentuhan Bahan Nusantara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#website","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/","name":"Weekend Vibe","description":"Info Konser &amp; Guide Nightclub Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#organization","name":"Weekend Vibe","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/cropped-logo_vibe1.jpg","contentUrl":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/cropped-logo_vibe1.jpg","width":512,"height":512,"caption":"Weekend Vibe"},"image":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/vibe.indonesia\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#\/schema\/person\/dac55d0122c9de409cd81c4ded4de447","name":"Vibe Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g","caption":"Vibe Admin"},"sameAs":["https:\/\/wekendvibe.com"],"url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/author\/admwvibe\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10130"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10130\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10130"},{"taxonomy":"music_city","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/music_city?post=10130"},{"taxonomy":"event-months","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/event-months?post=10130"},{"taxonomy":"event_type","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/event_type?post=10130"},{"taxonomy":"event-years","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/event-years?post=10130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}