{"id":10138,"date":"2026-06-26T09:29:39","date_gmt":"2026-06-26T02:29:39","guid":{"rendered":"https:\/\/wekendvibe.com\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/"},"modified":"2026-06-26T09:29:39","modified_gmt":"2026-06-26T02:29:39","slug":"pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/","title":{"rendered":"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap pagi, jutaan cangkir kopi diseduh di seluruh dunia untuk mengawali hari. Namun, di balik kenikmatan aroma kafein tersebut, terdapat realitas lingkungan yang jarang tersorot: jutaan kilogram ampas kopi (<em>coffee grounds<\/em>) terbuang begitu saja ke tempat pembuangan akhir setiap tahunnya. Ketika menumpuk di <em>landfill<\/em>, limbah organik ini melepaskan gas metana, salah satu gas rumah kaca yang berkontribusi signifikan terhadap perubahan iklim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era modern ini, lanskap industri makanan dan minuman (<em>food and beverage<\/em>) sedang mengalami pergeseran paradigma yang masif. Meningkatnya tren <em>sustainability<\/em> di industri F&amp;B mendorong para pelaku usaha dan profesional untuk memikirkan kembali siklus hidup bahan baku mereka. Tidak lagi sekadar membuang sisa produksi, kini para bartender berbakat dan bar modern di berbagai belahan dunia mulai mengubah <em>coffee waste<\/em> menjadi bahan baku baru yang bernilai tinggi. Salah satu manifestasi paling menarik dari inovasi ini adalah mentransformasikan ampas kopi menjadi komponen pendukung dalam pembuatan <em>Espresso Martini<\/em>, sebuah kreasi <em>sustainable cocktail<\/em> yang memadukan budaya kopi modern dengan prinsip <em>eco-friendly<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Mengapa Ampas Kopi Layak Dimanfaatkan Kembali?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi sebagian besar orang, proses ekstraksi kopi dianggap selesai begitu cairan hitam pekat mengalir dari mesin <em>espresso<\/em> atau <em>v60 dropper<\/em>. Pandangan ini adalah sebuah kekeliruan dalam konsep efisiensi bahan baku. Secara saintifik, ampas kopi yang tersisa sebenarnya masih menyimpan potensi sensorik yang sangat besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>Sisa Senyawa Aromatik dan Karakter Rasa<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika biji kopi diseduh, proses ekstraksi standar hanya mengambil sekitar 18% hingga 22% dari total senyawa terlarut dalam biji kopi. Artinya, mayoritas kandungan minyak esensial, senyawa aromatik, dan sisa kafein masih tertinggal di dalam komponen seluler <em>coffee grounds<\/em>. Karakter rasa yang masih dapat diekstraksi memang tidak akan sekuat seduhan pertama, namun justru menghasilkan spektrum rasa sekunder yang unik seperti catatan rasa <em>earthy<\/em>, <em>dark chocolate<\/em>, <em>toasty<\/em>, dan volatilitas aroma yang lebih lembut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>Dampak Lingkungan dan Peluang Ekonomi Sirkular<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membiarkan ampas kopi berakhir di tempat sampah berarti melewatkan peluang penerapan <em>circular economy<\/em> (ekonomi sirkular). Dalam ekosistem bisnis <em>hospitality innovation<\/em>, daur ulang ampas kopi membantu menekan biaya pengadaan bahan baku (<em>food cost<\/em>) sekaligus mengurangi jejak karbon operasional. Dengan memperpanjang siklus hidup <em>coffee by-products<\/em>, bar dan <em>coffee shop<\/em> dapat menciptakan model bisnis yang lebih sirkular, di mana limbah dari satu proses menjadi bahan baku premium untuk proses lainnya.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Apa Itu Konsep <\/strong><strong><em>Upcycling<\/em><\/strong><strong> dalam Dunia <\/strong><strong><em>Food &amp; Beverage<\/em><\/strong><strong>?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memahami bagaimana ampas kopi dapat diintegrasikan ke dalam menu bar modern, kita harus memahami terlebih dahulu perbedaan mendasar antara konsep <em>recycle<\/em> (daur ulang konvensional) dan <em>upcycling<\/em> (peningkatan mutu).<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Recycle:<\/em><\/strong> Mengolah limbah menjadi bahan dasar yang sifatnya sering kali mengalami penurunan kualitas atau fungsi asalnya (misalnya mengubah kertas bekas menjadi bubur kertas kembali).<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Upcycling:<\/em><\/strong> Mengambil bahan yang dianggap sebagai limbah atau produk sampingan (<em>by-products<\/em>), lalu mengubahnya menjadi produk baru yang memiliki nilai estetika, fungsionalitas, atau nilai ekonomi yang lebih tinggi daripada bentuk aslinya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di dalam industri gastronomi dan <em>hospitality<\/em> global, penggunaan <em>upcycled ingredients<\/em> kini sedang berada di puncak tren. Restoran bersertifikasi <em>Michelin Green Star<\/em> dan bar-bar yang masuk dalam daftar <em>The World&#8217;s 50 Best Bars<\/em> aktif mendemonstrasikan bagaimana kulit buah, biji-bijian, dan ampas kopi dapat diolah kembali menjadi sirup, <em>bitters<\/em>, klarifikasi cairan, hingga bubuk aromatik premium. Tren <em>global sustainability<\/em> ini membuktikan bahwa pembatasan limbah (<em>waste restriction<\/em>) justru memicu kreativitas tanpa batas di balik meja bar.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Mengapa <\/strong><strong><em>Espresso Martini<\/em><\/strong><strong> Cocok untuk Eksperimen Berbasis <\/strong><strong><em>Coffee Grounds<\/em><\/strong><strong>?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/cocktail\/resep-cocktail-espresso-martini\/\"><em>Espresso Martini<\/em><\/a> adalah salah satu minuman klasik modern yang paling dicari di seluruh dunia. Hubungan erat cocktail ini dengan budaya kopi menjadikannya kanvas yang sempurna untuk eksperimen berbasis <em>zero waste coffee<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakter rasa kopi yang kompleks melibatkan keasaman (<em>acidity<\/em>), kemanisan (<em>sweetness<\/em>), dan kepahitan yang seimbang (<em>bitterness<\/em>), membuat minuman ini sangat toleran terhadap modifikasi berbasis kopi olahan. Karena profil rasa dasarnya sudah didominasi oleh kopi, penggunaan komponen yang diperkaya dari ampas kopi tidak akan merusak struktur rasa asli minuman. Sebaliknya, potensi ekstraksi aroma dari ampas kopi yang diolah dengan tepat justru mampu memberikan lapisan dimensi rasa baru (<em>layering<\/em>) yang lebih <em>rich<\/em>, <em>woody<\/em>, dan memberikan <em>aftertaste<\/em> yang bertahan lama pada <em>Espresso Martini<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Cara Memanfaatkan <\/strong><strong><em>Coffee Grounds<\/em><\/strong><strong> untuk Kreasi <\/strong><strong><em>Espresso Martini<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemanfaatan ampas kopi dalam pembuatan <em>sustainable cocktail<\/em> berfokus pada inovasi ekstraksi kreatif tanpa mengorbankan aspek higienitas dan kualitas rasa. Berikut adalah beberapa metode konseptual yang biasa diterapkan oleh para miksolog profesional:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>1. <\/strong><strong><em>Coffee Grounds Infusion<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini memanfaatkan prinsip maserasi, di mana ampas kopi yang masih segar (yang baru saja diekstraksi dan langsung dikeringkan dengan benar untuk menjaga higienitas) direndam ke dalam cairan dasar (<em>base spirit<\/em>) dalam durasi waktu tertentu. Proses ini mengekstraksi sisa minyak esensial yang masih terperangkap di dalam dinding sel kopi, menghasilkan cairan spirit yang kaya akan aroma <em>roasted coffee bean<\/em> tanpa rasa pahit yang berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>2. <\/strong><strong><em>Coffee Syrup<\/em><\/strong><strong> Berbasis Ampas Kopi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alih-alih menggunakan air biasa untuk membuat sirup gula (sederhana atau <em>rich syrup<\/em>), bartender masa kini memanfaatkan metode infusi ampas kopi panas untuk menciptakan <em>coffee-infused water<\/em> sebagai bahan dasar pembuatan sirup. Hasilnya adalah sirup pemanis beraroma kopi eksotis yang mampu memperkuat elemen rasa manis sekaligus menambahkan kedalaman rasa kopi pada racikan minuman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:16px\"><strong>3. <\/strong><strong><em>Coffee Tincture<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Tincture<\/em> adalah ekstraksi konsentrat tinggi yang menggunakan alkohol berkadar tinggi sebagai pelarut senyawa aromatik. Dengan merendam ampas kopi pilihan dalam pelarut ini, didapatkan beberapa tetes cairan aromatik intensif (<em>aroma enhancement<\/em>) yang dapat disemprotkan atau diteteskan di atas permukaan busa (<em>crema<\/em>) minuman tepat sebelum disajikan kepada konsumen.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Manfaat <\/strong><strong><em>Sustainability<\/em><\/strong><strong> dari Penggunaan Ampas Kopi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengadopsi praktik pemanfaatan produk sampingan kopi ini memberikan dampak positif berlapis bagi ekosistem bisnis hospitality:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mengurangi Limbah Organik secara Signifikan:<\/strong> Menghindari penumpukan limbah basah di area operasional bar dan meminimalkan beban pembuangan akhir.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mendukung <\/strong><strong><em>Circular Economy<\/em><\/strong><strong>:<\/strong> Menciptakan kolaborasi internal yang solid antara area <em>coffee bar<\/em> dan <em>cocktail bar<\/em> dalam satu atap operasional.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meningkatkan Efisiensi Bahan Baku:<\/strong> Mengurangi ketergantungan pada pembelian sirup perasa sintetis eksternal, karena optimasi rasa dapat diperoleh langsung dari bahan sisa.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nilai Tambah untuk Bisnis <\/strong><strong><em>Hospitality<\/em><\/strong><strong> (<\/strong><strong><em>Branding<\/em><\/strong><strong>):<\/strong> Konsumen modern cenderung lebih loyal dan bersedia membayar lebih untuk <em>brand<\/em> yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan (<em>eco-friendly hospitality<\/em>).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Bagaimana Bar dan <\/strong><strong><em>Coffee Shop<\/em><\/strong><strong> di Dunia Menggunakan <\/strong><strong><em>Coffee Waste<\/em><\/strong><strong>?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pergerakan <em>zero waste cocktail movement<\/em> bukan lagi sekadar konsep eksperimental, melainkan sebuah standar industri baru dalam <em>circular hospitality<\/em>. Bar-bar terkemuka di pusat industri minuman global seperti London, Singapura, dan Melbourne kini telah menerapkan <em>sustainable bar program<\/em> yang sangat ketat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka mendesain menu dengan pendekatan integratif. Sebagai contoh, ampas kopi yang dihasilkan dari mesin <em>espresso<\/em> pada jam operasional pagi hari dikumpulkan, dikeringkan di dalam dehidrator khusus, lalu diserahkan ke tim bartender malam untuk diekstraksi menjadi bahan campuran minuman. Beberapa tempat bahkan menggunakannya untuk membuat <em>distilled coffee spirit<\/em> atau difermentasi menjadi komponen asam organik baru. Inovasi bahan baku seperti ini membuktikan bahwa batasan antara limbah dan kemewahan kini menjadi sangat tipis berkat sentuhan teknologi dan kreativitas miksologi.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Tren <\/strong><strong><em>Sustainable Cocktail<\/em><\/strong><strong> yang Sedang Berkembang<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri minuman global saat ini sedang digerakkan oleh beberapa pilar utama <em>carbon-conscious beverage program<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Local Ingredients<\/em><\/strong><strong>:<\/strong> Memprioritaskan bahan-bahan yang tumbuh di sekitar wilayah operasional untuk meminimalkan jejak karbon transportasi (<em>food miles<\/em>).<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Food Waste Reduction<\/em><\/strong><strong>:<\/strong> Menghabiskan seluruh bagian dari bahan makanan, mulai dari akar hingga daun, atau dari biji hingga ampas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Eco-Friendly Hospitality<\/em><\/strong><strong>:<\/strong> Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, efisiensi energi air, dan penggunaan es batu yang dioptimalkan secara presisi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<div style=\"height:20px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Masa Depan <\/strong><strong><em>Zero Waste Cocktail<\/em><\/strong><strong> di Indonesia<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai salah satu negara produsen kopi terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang emas untuk memimpin gerakan <em>zero waste cocktail<\/em> di Asia Tenggara. Potensi kolaborasi antara <em>coffee shop<\/em> lokal yang menjamur di kota-kota besar dengan <em>cocktail bar<\/em> sangat terbuka lebar. Langkah ini dapat diawali dengan edukasi konsumen yang konsisten, memperkenalkan keindahan rasa dari <em>upcycled ingredients<\/em>, serta mengeksplorasi kombinasi ampas kopi Indonesia dengan bahan lokal nusantara lainnya. Melalui inovasi berkelanjutan, kita tidak hanya menyajikan segelas minuman yang menggugah selera, tetapi juga ikut menjaga kelestarian bumi, satu cangkir dan satu gelas <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/cocktail\/resep-cocktail-espresso-martini\/\"><em>Espresso Martini<\/em><\/a> pada satu waktu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menyempurnakan kreasi <em>sustainable cocktail<\/em> ini, pemilihan produk lokal berkualitas tinggi menjadi kunci utama. Guna mendapatkan paduan rasa <em>Espresso Martini<\/em> yang kaya dan seimbang, penggunaan produk dari <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/our-products\/\">Vibe Liqueur &amp; Spirits<\/a> adalah pilihan yang ideal. Sebagai produk alkohol lokal Indonesia yang telah memenangkan berbagai penghargaan internasional, VIBE menghadirkan berbagai varian rasa dengan kandungan kadar alkohol yang bermacam-macam, menjadikannya sangat fleksibel dan andal untuk diaplikasikan ke dalam berbagai resep <em>cocktail<\/em> inovatif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi yang ingin mengeksplorasi lebih jauh mengenai dunia miksologi ramah lingkungan, silakan kunjungi <strong>Wekendvibe<\/strong> untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai rekomendasi <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/panduan\/\"><em>venue<\/em><\/a> terbaik, inspirasi <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/cocktail-recipes\/\">resep cocktail<\/a> premium, serta berbagai <a href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/whats-on\/\">informasi unik<\/a> dan menarik lainnya seputar gaya hidup modern.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap pagi, jutaan cangkir kopi diseduh di seluruh dunia untuk mengawali hari. Namun, di balik kenikmatan aroma kafein tersebut, terdapat realitas lingkungan yang jarang tersorot: jutaan kilogram ampas kopi (coffee grounds) terbuang begitu saja ke tempat pembuangan akhir setiap tahunnya. Ketika menumpuk di landfill, limbah organik ini melepaskan gas metana, salah satu gas rumah kaca [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10139,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[169],"tags":[],"music_city":[],"event-months":[],"event_type":[],"event-years":[],"class_list":["post-10138","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-food-drink"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan - Weekend Vibe<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan - Weekend Vibe\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setiap pagi, jutaan cangkir kopi diseduh di seluruh dunia untuk mengawali hari. Namun, di balik kenikmatan aroma kafein tersebut, terdapat realitas lingkungan yang jarang tersorot: jutaan kilogram ampas kopi (coffee grounds) terbuang begitu saja ke tempat pembuangan akhir setiap tahunnya. Ketika menumpuk di landfill, limbah organik ini melepaskan gas metana, salah satu gas rumah kaca [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Weekend Vibe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-26T02:29:39+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Vibe Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Vibe Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Vibe Admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dac55d0122c9de409cd81c4ded4de447\"},\"headline\":\"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan\",\"datePublished\":\"2026-06-26T02:29:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/\"},\"wordCount\":1374,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Cara-Memanfaatkan-Ampas-Kopi-Coffee-Grounds-Menjadi-Bahan-Espresso-Martini-yang-Ramah-Lingkungan-scaled.webp\",\"articleSection\":[\"Food &amp; Drink\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/\",\"name\":\"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan - Weekend Vibe\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Cara-Memanfaatkan-Ampas-Kopi-Coffee-Grounds-Menjadi-Bahan-Espresso-Martini-yang-Ramah-Lingkungan-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-06-26T02:29:39+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Cara-Memanfaatkan-Ampas-Kopi-Coffee-Grounds-Menjadi-Bahan-Espresso-Martini-yang-Ramah-Lingkungan-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Cara-Memanfaatkan-Ampas-Kopi-Coffee-Grounds-Menjadi-Bahan-Espresso-Martini-yang-Ramah-Lingkungan-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1429},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/home\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/\",\"name\":\"Weekend Vibe\",\"description\":\"Info Konser &amp; Guide Nightclub Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#organization\",\"name\":\"Weekend Vibe\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/cropped-logo_vibe1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/cropped-logo_vibe1.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Weekend Vibe\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/vibe.indonesia\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dac55d0122c9de409cd81c4ded4de447\",\"name\":\"Vibe Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Vibe Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/wekendvibe.com\\\/en\\\/author\\\/admwvibe\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan - Weekend Vibe","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan - Weekend Vibe","og_description":"Setiap pagi, jutaan cangkir kopi diseduh di seluruh dunia untuk mengawali hari. Namun, di balik kenikmatan aroma kafein tersebut, terdapat realitas lingkungan yang jarang tersorot: jutaan kilogram ampas kopi (coffee grounds) terbuang begitu saja ke tempat pembuangan akhir setiap tahunnya. Ketika menumpuk di landfill, limbah organik ini melepaskan gas metana, salah satu gas rumah kaca [&hellip;]","og_url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/","og_site_name":"Weekend Vibe","article_published_time":"2026-06-26T02:29:39+00:00","author":"Vibe Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Vibe Admin","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/"},"author":{"name":"Vibe Admin","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#\/schema\/person\/dac55d0122c9de409cd81c4ded4de447"},"headline":"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan","datePublished":"2026-06-26T02:29:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/"},"wordCount":1374,"publisher":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Memanfaatkan-Ampas-Kopi-Coffee-Grounds-Menjadi-Bahan-Espresso-Martini-yang-Ramah-Lingkungan-scaled.webp","articleSection":["Food &amp; Drink"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/","name":"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan - Weekend Vibe","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Memanfaatkan-Ampas-Kopi-Coffee-Grounds-Menjadi-Bahan-Espresso-Martini-yang-Ramah-Lingkungan-scaled.webp","datePublished":"2026-06-26T02:29:39+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/#primaryimage","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Memanfaatkan-Ampas-Kopi-Coffee-Grounds-Menjadi-Bahan-Espresso-Martini-yang-Ramah-Lingkungan-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Cara-Memanfaatkan-Ampas-Kopi-Coffee-Grounds-Menjadi-Bahan-Espresso-Martini-yang-Ramah-Lingkungan-scaled.webp","width":2560,"height":1429},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/pemanfaatan-ampas-kopi-espresso-martini-sustainable-cocktail\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/home\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Memanfaatkan Ampas Kopi (Coffee Grounds) Menjadi Bahan Espresso Martini yang Ramah Lingkungan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#website","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/","name":"Weekend Vibe","description":"Info Konser &amp; Guide Nightclub Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#organization","name":"Weekend Vibe","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/cropped-logo_vibe1.jpg","contentUrl":"https:\/\/wekendvibe.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/cropped-logo_vibe1.jpg","width":512,"height":512,"caption":"Weekend Vibe"},"image":{"@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/vibe.indonesia\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/#\/schema\/person\/dac55d0122c9de409cd81c4ded4de447","name":"Vibe Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b5736f3c49e18c8a01eff078ef70af1719c6c7a9f3cc8e81ffecb5af889c1089?s=96&d=mm&r=g","caption":"Vibe Admin"},"sameAs":["https:\/\/wekendvibe.com"],"url":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/author\/admwvibe\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10138","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10138"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10138\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10138"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10138"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10138"},{"taxonomy":"music_city","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/music_city?post=10138"},{"taxonomy":"event-months","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/event-months?post=10138"},{"taxonomy":"event_type","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/event_type?post=10138"},{"taxonomy":"event-years","embeddable":true,"href":"https:\/\/wekendvibe.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/event-years?post=10138"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}