WHAT'S ON

Kulik Penyanyi Terpopuler 2024: Taylor Swift

Mengenal Taylor Swift 

Dunia musik akhir-akhir ini telah menjadi bahan perbincangan yang sangat menarik di internet. Kamu bisa mendapatkan banyak sekali informasi tentang konser musik, lagu-lagu baru yang sedang trending, dan bahkan musisi-musisi ternama yang berada di balik dunia musik ini. 

Taylor Swift, nama dari seorang musisi yang menjadi salah satu inspirasi di dunia musik. Siapa yang gak tau tentang wanita menarik ini? Namanya sudah sangat besar secara global, baik dari golongan dan era manapun. Semua orang benar-benar sudah terkena hipnotis dengan nama musisi besar ini. Gak perlu diragukan lagi ada berapa banyak ratusan juta orang yang mencari  tau setiap informasi tentangnya. Taylor Swift benar-benar seorang bintang. 

Musisi berbakat dan memiliki wajah yang memukau ini berasal dari Amerika. Taylor lahir pada tanggal 13 Desember 1989. Wanita dengan suara emas ini memiliki nama panjang Taylor Alison Swift. Dia lahir dan dibesarkan di West Reading, Pensylvania bersama kedua orang tuanya yaitu Andrea Swift dan Scott Kingsley Swift. Kehidupan Taylor dan kedua orang tuanya sangat menginspirasi, apalagi dengan bagaimana Taylor berusaha dengan keras untuk mencapai impiannya sebagai musisi terkenal. 

Taylor juga memiliki seorang adik laki-laki yang bernama Austin Kingsley Swift yang merupakan seorang aktor. Dia dan Austin menghabiskan masa kanak-kanaknya di sebuah perkebunan pohon Natal yang ayahnya beli melalui salah satu kliennya. Mereka benar-benar merasakan kehidupan kanak-kanak yang menyenangkan bersama kedua orang tuanya. Taylor sendiri menempuh pendidikan taman kanak-kanak di Alvernia Montessori School. Lalu, dia dan keluarga juga sempat berpindah ke sebuah rumah sewa di pinggiran kota Wyomissing, dan menempuh pendidikan di Wyomissing Area Junior/Senior High School. 

Perjalanan Karir Taylor Swift Penuh Inspirasi 

Ketertarikan Taylor Swift dengan dunia musik sudah ada sedari dia masih berumur kanak-kanak. Dia mulai menyukai yang namanya aransemen lagu dan apapun yang berkaitan dengan nada. Hobi dan ketertarikannya ini didukung penuh oleh kedua orang tuanya, yang membuat Taylor menjadi sosok yang berani untuk terjun ke  dalam dunia yang sebelumnya tidak terpikirkan. Awal mula perjalananan dunia musik seorang Taylor Swift adalah pada saat dia berumur 9 tahun, dimana dia mulai tertarik pada teater musical dan sempat juga tampil di empat produksi Berks Youth Theatre Academy. 

Bukan cuman itu saja, Taylor juga berpergian secara teratur ke New York untuk mengikuti pelajaran vokal dan akting. Dia kemudian membulatkan tekadnya untuk memfokuskan diri kepada music country.  Dari sana dia mulai memutuskan untuk pindah ke Nashville, Tennessee, untuk mengejar karir musiknya. Disana dia mulai mendatangi label-label rekaman dengan membawa rekaman demo cover karaoke dari Dolly Parton dan Dixie Chicks, namun sangat disayangkan dia ditolak karena banyak orang yang melakukan hal sama seperti yang Taylor lakukan. 

Keputusannya untuk masuk ke dalam dunia musik yang sangat besar, membuat dia tidak pantang menyerah. Pada umurnya yang 12 tahun, ada seorang tukang reparasi komputer dan musisi lokal yang mengajarinya bermain gitar dan membantu dalam pembuatan lagu yang berjudul, “Lucky You.” Demi membantu anaknya untuk masuk di dunia music country, mereka sekeluarga akhirnya pindah ke rumah depan-danau di Hendersonville, Tennessee dan Taylor memasuki SMA umum. Namun tidak bertahan lama, akhirnya dia memutuskan untuk pindah ke  Aaron Academy, melalui homeschooling agar dapat mengakomodasi jadwal turnya.  

Pada saat di Nashville, Taylor melakukan banyak pekerjaaan salah satunya adalah dia dikontrak oleh Sony/ATV Tree Publishing house, dan membuatnya harus keluar dari RCA  Records. Bukan cuman itu saja, Taylor menjadi orang pertama yang dikontrak oleh Scott Borchetta yang mempunyai label rekaman, Big Machine Records. Taylor menulis tiga lagu untuk albumnya sendiri, dan 8 lainnya bersama dengan penulis lain yaitu Rose, Robert Ellis Orrall, Brian Maher, dan Angelo Petraglia. 

Pada tanggal 24 Oktober 2006, lagu Taylor Swift dirilis dan berada di nomor lima di Billboard 200 dan menghabiskan 157 minggu di tangga album. Dia banyak menghabiskan waktu pada tahun ini untuk mempromosikan lagu Taylor Swift ke radio-radio , penampilan televisi dan bahkan juga sampai ke pembuka untuk Rascal Flatts selama tur tahun 2006. Melalui lagu Taylor Swift, dia berhasil memenangkan banyak penghargaan bergengsi seperti Nashville Songwriters Association Songwriter/Artist of the Year, Country Music Association Horizon Award sebagai Best New Artist,[44] Academy of Country Music Awards Top New Female Vocalist,[45] dan American Music Awards Favorite Country Female Artist. Melalui penghargaan ini, karir seorang Taylor Swift pun melejit naik  keatas. Bahkan dengan percintannya juga dengan Joe Jonas, yang sangat disayangkan harus berakhir tiga bulan kemudian. 

Album kedua, Fearless, yang dirilis pada 11 November 2008 dengan single utama, “Love Story” berada di nomor empat di Billboard 100. Album ini berhasil mencapai kesuksesan dibandingkan dengan album pertamanya. Empat lagu lainnya, “White Horse”, “You Belong With Me”, “Fifteen” dan “Fearless” juga menjadi single tertinggi di tangga lagu Billboard 100, menjadi urutan kedua. Bukankah itu menjadi jalan karir untuk Taylor Swift? Belum lagi, Taylor berhasil mengadakan tur konser pertamanya yang disambut baik oleh masyarakat dan albumnya berhasil memenangkan penghargaan Album Of The Year dan Best Country Album. 

Pada tahun 2010-2012, Taylor Swift berhasil mengeluarkan dua album yang berjudul “Speak Now” dan “Red”. Album Speak Now sendiri menceritakan tentang patah hati dan pembalasan dendam yang dramastis. Dan bahkan lagu-lagu yang berada di album ini terinspirasi oleh cerita teman dan pacarnya Taylor semasa SMA. Dua single dari album Speak Now yaitu “Mean” dan “Back To December” berada di 10 besar di tangga lagu Hot 100. Bahkan tour keduanya yaitu Speak Now World Tour berhasil mendapatkan pendapatan kotor lebih dari $123 juta. 

Sedangkan untuk album Red, menceritakan tentang emosi yang dibangkitkan oleh hubungan romantis yang tidak sehat yang sedang dijalaninya selama proses pembuatan album. Lagu-lagu yang ada di album ini sangat cocok untuk kamu yang ingin mengeluarkan segala macam emosi. Melalui album Red, Taylor berhasil menjadi artis  wanita pertama yang mempunyai dua album yang terjual satu juta kopi di minggu pertama. 

Pada Maret 2014, Taylor akhirnya pindah ke New York untuk merilis album studio kelimanya yang dia promosikan melalui berbagai kampanye. Album yang berjudul “1989” dirilis pada tanggal 27 Oktober 2014 dan mendapat ulasan positif. Melalui album ini, banyak sekali lagu-lagu yang berhasil berada di puncak tangga lagu baik di Australia maupun Kanada. Bahkan Taylor juga dinobatkan sebagai Woman Of The Year pada tahun 2014. Dia menjadi artis pertama yang mendapatkan penghargaan ini sebanyak dua kali. 

Pada tahun 2017, Taylor merilis album Reputation pada bulan November dan menjadi album terakhir dibawah kontraknya selama kurang lebih 12 tahun bersama Big Machine Records dan mulai menandatangi kontrak dengan salah satu label ternama yaitu Universal Music Group. Album Reputation sendiri merupakan album yang memakai aliran baru untuk Taylor, album ini lebih mencondong kearah Hip Hop dan EDM dan resmi terjual sebanyak 4,5 juta eksemplar per tahun 2018. 

Pada tahun 2019-2022 telah menjadi tahun untuk para Swifties, dimana Taylor Swift berhasil mengeluarkan 4 album bergengsinya yang ramai dibicarakan secara global dan berhasil meraih banyak penghargaan. Keempat album tersebut adalah Lover, Folklore, Evermore dan Midnights. Setiap album-album ini pun memiliki latar belakang yang berbeda-beda dan pastinya menginspirasi. Satu hal yang harus kamu ketahui tentang Taylor adalah dia selalu membuat lagu-lagu bagaikan cerita, dimana setiap lagu menyiratkan kejadian-kejadian yang pernah dialaminya. Bukankah itu merupakan suatu karya yang luar biasa? 

Berawal dari seorang anak perempuan yang hanya memiliki mimpi, sekarang Taylor Swift sudah menjadi salah satu mimpi dari setiap anak perempuan di dunia terutama bagi siapapun yang ingin menerjang karirnya di dunia musik. Banyak sekali musisi-musisi muda saat ini yang menjadikan Taylor sebagai inspirasi mereka dalam bernyanyi, memproduksi lagu dan banyak hal produktif dan positif lainnya. 

Diskografi Taylor Swift

Album 

  • Taylor Swift (2006)
  • Fearless (2008)
  • Speak Now (2010)
  • Red (2012)
  • 1989 (2014)
  • Reputation (2017)
  • Lover (2019)
  • Folklore (2020)
  • Evermore (2020)
  • Midnights (2020)
  • The Tortured Poets Department (2024)

Album Rekaman Ulang

  • Fearless (Taylor’s Version) (2021)
  • Red (Taylor’s Version) (2021)
  • Speak Now  (Taylor’s Version) (2023)
  • 1989 (Taylor’s Version) (2023) 

Konser Taylor Swift : The Eras Tour Tuai Banyak Pujian 

Source: Jawapos

Taylor Swift saat ini sedang melaksanakan tour dunianya yang bertajuk dengan meriah, apalagi kalau bukan Taylor Swift : The Eras Tour. Tur dunianya  yang satu ini benar-benar berhasil menjadi salah satu tur musik yang paling ditunggu oleh para swifties dan bukan cuman itu saja, banyak orang-orang diluaran sana dari berbagai golongan yang juga menantikan tur ini. 

The Eras Tour sendiri merupakan tur keenam Taylor Swift dan berhasil mencapai 152 penampilan di 5 benua. Tur ini sendiri merupakan representasi dari perjalanan menuju semua “era” musik seorang Taylor Swift. Gak heran kenapa ada banyak sekali orang yang mau menjadi salah satu dari penonton di tur ini. Bahkan dalam sejarahnya, The Eras Tour berhasil meraup $1 miliar dan menjadikan tur ini sebagai tur dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa. Keren sekali bukan? 

Tur ini pertama kali dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2023 lalu tepatnya di Glendale, Amerika Serikat dan nantinya akan berakhir pada tanggal 8 Desember 2024 di Vancouver, Kanada. Melalui tur ini, bukan hanya Taylor Swift saja yang akan tampil tetapi akan ada beberapa guest star yang turut memeriahkan The Eras Tour, diantaranya adalah Sabrina Carpenter, Joey King dan Taylor Lautner yang juga merupakan mantan kekasih dari  Swift. Kamu akan merasakan banyak sekali kejutan melalui tur ini. 

The Eras Tour akan berlangsung selama 3,5 jam dengan menampilkan 45 lagu yang dibagi ke dalam 10 babak. Setiap lagu-lagu yang ditampilkan pun akan menggunakan konsep-konsep yang berbeda dan pastinya baru. Dijamin kamu akan mendapatkan banyak sekali footage dari tur ini. Bahkan, video-video dari tur di beberapa negara yang sudah dilewati pun juga bisa kamu lihat di berbagai macam platform dan semuanya mengharukan. 

Bagaimana tidak, tur dunia ini juga kerap menjadi salah satu ajang untuk para Swifties atau para penonton untuk berpenampilan sesuai dengan era yang disukainya. Jika kamu melihat banyak sekali video-video terkait outfit-outfit lucu yang digunakan pada saat mengunjungi The Eras Tour dan semuanya sangat mengagumkan.  Itulah beberapa  alasan yang menjadikan Taylor Swift : The Eras Tour tuai banyak pujian. 

The Tortured Poets Department : The Anthology Menjadi Album Paling Dinantikan Swifties 

Source: TeenVogue

Di sela-sela kesibukannya dengan The Eras Tour yang masih berlanjut hingga sekarang, Taylor masih sempat mengeluarkan album terbarunya yang baru saja dirilis pada tanggal 19 April 2024 lalu. Album ini mengeluarkan banyak sekali lagu-lagu yang kalau diperhatikan melalui liriknya masih bersambung dengan lagu-lagu Taylor yang sebelumnya. 

Album ini sudah lama dinantikan oleh para Swifties semenjak Taylor memberitahukan informasi terkait album ini pada 2024 Grammys lalu saat dia memenangkan Best Pop Vocal Album for Midnights. Banyak sekali asumsi-asumsi yang keluar saat album ini diberitakan, banyak yang berkata bahwasannya album ini menceritakan tentang perjalanannya setelah putus cinta dengan pasangannya yaitu Joe Alwyn, atau juga berisi tentang lagu-lagu romantis tentang pasangannya saat ini yaitu Travis Kelce. Dan siapa sangka, ternyata lagu ini lebih daripada asumsi-asumsi orang banyak. 

Benar, album ini banyak berisikan tentang perjalanan kehidupan cintanya, namun beberapa lagu juga membicarakan tentang perjuangan kesehatan mental dan juga tentang ketenaran. Melalui album ini kamu bisa mendengar kurang lebih 31 lagu, yaitu Fortnight, The Tortured Poets Department, Down Bad, So Long, Landon, Fresh Out the Slammer, Florida!!!, Who’s Afraid Of Little Old Me, I Can Fix Him (No  Really I Can), I Can Do It With A Broken Heart, The Smallest Man Who Ever Lived, Clara Bow, The Bolter, My Boy Only Breaks His Favorite Toys, But Daddy I love Him, Guilty as Sin?, loml, The Alchemy, The Black Dog, imgonnagetyouback, The Albatross, Chloe or Sam or Sophia or Marcus, How Did It End?, So High School, I Hate It Here, thank you alMee, I Look in People’s Windows, The Prophecy, Cassandra, Peter, Robin dan The Manuscript. 

Itu dia beberapa lagu dan informasi terkait dengan Taylor Swift. Melalui informasi diatas pastinya sudah bisa kamu bayangkan bukan mengapa dia bisa menjadi musisi wanita yang paling diidamkan dan menjadi inspirasi bagi orang banyak. Banyak sekali hal-hal positif yang kerap Taylor berikan bagi industri musik atau kehidupan sehari-hari. Bahkan hampir semua orang mengakui lagu-lagu Taylor berhasil mengubah hidupnya. Long Live Taylor!

source gambar: Forbes

Latest Posts

Kulik Artis NIKI: Dari Jakarta Menuju Global Buzz

Rasanya tidak mungkin jika sampai sekarang belum mengenal NIKI. Menjadi salah satu musisi paling populer yang berasal dari Indonesia, NIKI

Popular Posts

Tequila: Minuman Alkohol Meksiko Menjadi Pilihan Teratas untuk Melepas Penat

Kamu Merasa Lelah Sepanjang Hari? Hati-hati, Jangan-jangan Kamu Mengalami Burnout!

Berikut 7 Pilihan Nightclub dengan Live DJ di Jakarta, Cocok Nge-Party Asik Bareng Temen!